Minggu, 07 September 2014

NAMA            : EVA DWI SASLITA
SEMESTER    : 5B
TUGAS           : ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA

A.    ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN FONOLOGI BUNGKUS MAKANAN
a.       kesalahan pelafalan karena perubahan fonem vokal dan konsonan
1.      Kesalahan Pelafalan Pada Vokal i



2. Kesalahan Pelafalan Pada Konsonan K


 3. Kesalahan Pelafalan Pada konsonan L



4.  Kesalahan Pelafalan Pada Vokal S


5.  Kesalahan Pelafalan Pada Vokal O


6.  Kesalahan Pelafalan Pada konsonan P


7.  Kesalahan Pelafalan Pada konsonan R


8.  Kesalahan Pelafalan Pada konsonan S 


9.  Kesalahan Pelafalan Pada konsonan T


10.  Kesalahan Pelafalan Pada Vokal U


11. Kesalahan Pelafalan Pada Konsonan X

12.  Kesalahan Pelafalan Pada Konsonan Z


13.  Kesalahan Pelafalan Pada Vokal A


14.  Kesalahan Pelafalan Pada Konsonan D


15.  Kesalahan Pelafalan Pada Vokal 


16.  Kesalahan Pelafalan Pada Konsonan F


17.  Kesalahan Pelafalan Pada Konsonan H


A.    ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN MORFOLOGI MAJALAH KARTINI
a.       Penghilangan prefiks meng-
1)      Lalu ngunjungi makam ayah dan rumah keluarga yang lebih baik. Hal 20
(Lalu mengunjungi makam ayah dan rumah keluarga yang lebih baik)

b.      Penghilangan prefik ber-
                    
1). Yang penting bicaranya nyambung
(yang penting berbicaranya nyambung)

c.        Penyingkatan morfmem-, men-, menge-, menye-, dan menge-

1). Setiap bulan saya nungguin
(Setiap bulan saya menunggu)


B.     ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS PADA KORAN REPUBLIKA
a.       Kesalahan dalam bidang frasa
1.      Adanya Pengaruh Bahasa Daerah
Di indonesia cederung bahasa daerah merupakan B1, sedangkan bahasa Indonesia merupakan B2. Oleh karena itu hamper setiap tataran linguistik, pengaruh bahasa daerah dapat dijumpai dalam pemakaian bahasa indonesia.
1)      Mending kita yang nyari sendiri. Hal 9
( mending kita cari sendiri )
2)      Dari sudur pandang Indonesia, penjelasan yang diberikan dewan bahasa kuala lumpur tentusaja ada benarnya walau banyak yang ngawur dan asbun. Hal 6
(Dari sudur pandang Indonesia, penjelasan yang diberikan dewan bahasa kuala lumpur tentusaja ada benarnya walau banyak yang sembarangan  dan asbun )
3)      Jangan hubungan konflik, kalau hubungan konflik yah kayak gini terus, ujar dia dibalai kota jakarta. Hal 1
( Jangan hubungan konflik, kalau hubungan konflik seperti ini  terus, ujar dia dibalai kota jakarta.)
4)      Mereka minta saya lepas jilbab, ya tentu saya nggak mau, ujar hanum. Hal 32
( Mereka minta saya lepas jilbab, ya tentu saya tidak mau, ujar hanum).
5)      Lagi ngapain lus? Kok ngumpet? Hal 29
(Lagi ngapain lus? Kok sembunyi?)

2.      Penggunaan unsur yang berlebihan atau mubazir
1). Justru sangat bersemangat dan optimis bisa memberikan kekalahan pertama bagi sang pemuncak klasemen. Hal 11
( Justru sangat bersemangat dan optimis bisa memberikan kekalahan pertama bagi  pemuncak klasemen )
3.      Susunan kata yang tidak tepat
1). Gelandang berusia 28 tahun itu juga mendukung segala langkah yang akan diambil yaya. Hal 12
(Gelandang berusia 28 tahun itu mendukung segala langkah yang akan diambil yaya).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar